Kalindaqdaq: Pantun Khas Mandar

Kalindaqdaq adalah salah satu karya sastra mandar yang berbentuk pantun. Kalindaqdaq sering diperdengarkan pada acara pappatammaqatau lebih dikenal sayyang pattuqdu (acara syukuran bagi yang khatam al-qur’an) yang setiap tahun diadakan secara massal di Sulawesi Barat.

Kalindaqdaq adalah suatu bentuk perasaan seseorang yang diungkapkan dengan rangakaian kalimat-kalimat yang indah. kalindaqdaq pada umumnya terdiri dari empat (4) baris dalam satu bait, dan dalam satu bait susunan suku katanya terdiri dari 8-7-5-7 serta dapar bersajak abab, abba atau aaaa. Berdasarkan pesan yang dibawa oleh kalindaqdaq, kalindaqdaq dapt dibagi dalam enam jenis, yaitu:

  1. kalindaqdaq muda mudi (kisah cinta)
  2. kalindaqdaq masaqala (keagamaan)
  3. kalindaqdaq mappakatuna alawe (merendahkan diri)
  4. kalindaqdaq pepatudu (nasihat)
  5. kalindaqdaq pettommuaneang (kepahlawanan)
  6. kalindaqdaq panginoang (humor)

Berikut masing-masing contoh dari jenis kalindaqdaq di atas:

Kalindaqdaq Muda Mudi

Pitu buttu mallindungi

Pitu taq-ena ayu

Purai accur 

Naola saliliq-u.

(Tujuh gunung menghalangi Tujuh dahan kayu Semua rata semuanya hancur Dilanda rinduku).

Kalindaqdaq Masaqala

Inna sambayang-sambayang

Sambayang tongang-tongang

Meloq u issang

Meloq uu ajappui.

(Mana sembahyangnya sembahyang Sembahyang yang sebenar-benarnya Ingin kutahu Ingin kuyakini)

Kalindaqdaq Pepatudu

Dipameang pai dalle

Dileteangngi pai

Andiang dalleq

Mambawa alawena.

(Rezeki harus dicari Dan dibuatkan titian Tiada rezeki Yang datang sendiri).

Kalindaqdaq Pettommuaneang

Indi tia to muane

Bannang pute sarana

Meloq di bolong

Meloq di lango-lango.

(Aku ini pahlawan Adalah benang putih Yang siap basah Menghadapi warna apapun).

Kalindaqdaq Panginoang

Mua matei paqbokaq

Da mu balungi kasa

Balungi benu

Tindaqi passukkeang

(Kalau meninggal petani kopra Jangan kafani dengan kain kafan Kafani saja serabut kelapa Passukkeang* jadikan nisannya)

*passukeang: alat untuk memisahkan sabuk kelapa dengan tempurung

Referensi:

Bunga Rampai Kebudayaan Mandar dari Balanipa (A.M.Syarbin Syam)

Ditirakaqna Alang (A.M. Mandra)

5 thoughts on “Kalindaqdaq: Pantun Khas Mandar

  1. Iank says:

    kalindaqdaq lebih tepat diartikan sebagai pantun, bukan puisi. karena bentuk dan isinya lebih mirip pantun dalam bahasa indonesia

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s